tanpajudul,maupunjudul
rasa kita masih rasa yang dulu,
namun di persimpangan ini,
jalan kita tak lagi sama.
citamu bukan lagi bagian peta yang kupegang,
langkahmu tak ‘kan selaras bersama anganku yang membumbung.
lagu ini mungkin lagi tak seirama
dengan degup jantung kita yang lelah.
maka lepaskan aku pergi,
mengejai makna-makna yang mulai pudar
melukiskan wajahmu
yang kini kulihat bagai siluet saja.
maka lupakan aku,
dan biarkan hanya semangat-semangat kecil ini saja
yang kita ingat,
dan relakan waktu menghapus sisa-sisa usia…
hingga suatu saat,
pada persimpangan yang lain
kita kembali bersama
dan merajut kembali semua kenangan
yang dulu coba kita lupa..
juga membagi cita yang coba engkau tangkap.
[teman adalah sepi yang coba mengoceh,
membagi luka,
luka yang terhenti pada asa.
menawarkan cinta,
cinta yang berlalu bersama hati.
mengisi tawa,
tawa yang terangkum pada setiap langkah...]







