none
ia anggun,
selayaknya lukisan master piece sang maestro alam
yang terkungkung pada keajaiban!
ia tak berkeluh,
pada mentari yang angkuh di atas sana,
tak pula pada rembulan yang selalu enggan menyapa
pun pada musim yang tak kunjung beralih pandang
ia mampu menopang keengganannya berlari,
menghapus gulana yang hampir meluap
mengekalkan harap yang membasahi lapuk mata mengernyit!!!
[tanggal2april2008]
saat tangkuban parahu ingin kueja,
452 pm







