TentangSebuahMimpi

percikan debu-debu takdir teruntai kemarin malam,
menyusup dalam temaram langit,
mengetuk hati-hati yang tersihir dalam tidur.
menyeruak masuk dalam indah buaian.

maka nanti,
kala kita terbangun dari tidur,
nyanyikanlah mimpi yang diguratkan sang takdir semalam,
belum utuh memang kita tambatkan kesadaran,
tapi yakinlah padaku,
dan yakinlah pada dirimu,
takdir menuliskan sebuah mimpi untuk kita ciumi wanginya,
dan sebentar lagi,
kita akan menghitung
berapa banyak lagi mimpi yang beranjak nyata.

maka, nyanyikanlah satu mimpi ini,
saat kita bangun nanti.

15mei08
selepas berjalan menunjuk arah,
selepas bermalam dalam temaram,
selepas mengeja mimpi-mimpi kalian.
sadang serang-gegerkalong-UPI-gegerbakti.

semangat!
itu, mimpi kita di sana!



Leave a Reply