PuriPuriMimpiItuMenungguKepastian…
Lagi-lagi Ntan ngajak kita semua merenung : sempat ga terlintas dalam benak kita; ketika pada suatu hari kenyataan menyapa kita dengan perih. Ketika kita harus ‘keluar’ secara terpaksa dari tempat kita meraup ilmu. Lalu akan kita bawa ke mana puri-puri impian yang sempat kita bangun?? Merelakannya kah?
Mungkin hal di atas dapat memberi gambaran sahabat-sahabat kita yang terancam Drop Out akhir bulan ini. Yeah, keterbatasan dana rupanya masih menjadi sesuatu yang menyesakkan nafas! Ini nyata, Kawan!! Haruskah langkah mereka yang belum seberapa jauh terhapus begitu saja? Harus adakah Lintang-Lintang lain dalam kehidupan ini?
Tulisan ini bukan hanya untuk kita renungi saja, Kawan! Ntan punya sahabat-sahabat semisal Lintang, dan akan menjadi suatu kesalahan bagi kita apabila kita, seolah-olah, menutup mata atas kenyataan ini. Bayangkan apabila semua ini terjadi pada diri kita! Apa yang bisa kita lakukan untuk memperjuangkan mimpi kita??
Kawan, sepatutnya kita bersyukur atas karunia yang Allah limpahkan atas diri kita…
“Hari ini aku belajar, bahwa setiap orang, betapapun sulit keadaannya, berhak memiliki cita-cita… “ [Ikal, dalam buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata]
Sometimes I think abot the world, and I think about myself in every breaths… I’m too small to change the world, it is something I think I can’t do.
But I’m too busy to spend my times just for dreaming… ’cause I’m too big to do nothing…
I can’t do everything, but I can do SOMETHING for people around me, even to only give them a simple smile&hope…
Gegerkalong-Geger Bakti,21 Oktober 2008
sembilan hari menuju kepastian nasib sahabat2ku…







