. . . .
Aku lelah,
aku ingin berhenti sejenak untuk meregangkan ototku
namun aku takut aku justru tak mampu bangkit kembali.
Maka cukup aku membayangkan ; betapa ni’matnya akhir yang akan kuperoleh.
Aku terisak,
ingin rasanya kuluapkan tangis agar lebur satu persatu sakit ini
namun aku justru khawatir akan merindukan perih yang selama ini menemani arah langkahku,
Maka cukup bagiku untuk tersenyum ; karena Dia menenangkanku.
Allah,
aku ingin berteriak :
mencurahkan kegalauan hati pada dunia!
Namun Engkau berbisik :
cukup hanya padaKu semua hal kembali.
Masjid AlFurqon, ketika lelah menggelayut, menggurat tanya : apa arti ibadahku? Allah, semua ini Minnallah, ma’allah, ilallah… amiin. 20022009.








February 22nd, 2009 at 8:40 pm
semoga kita punya keistiqamahan yg cukup untuk bersabar,
kesadaran yg cukup untuk bersyukur,
ketulusan yg cukup untuk memberi,
iman yg cukup untuk bertaqwa,
keikhlasan yg cukup untuk menjalani hidup, dan
ilmu yg cukup untuk menjalankan semuanya dengan cara yg benar.